
Neymar dan Cavani Berebut Tendangan Penalti (CHRISTOPHE SIMON/AFP PHOTO)
Montevideo - Sebagai pendatang baru di Paris St-Germain, Neymar
tidak perlu berebut penalti dengan Edinson Cavani. Neymar seharusnya
menghormati Cavani.
Neymar memang jadi bintang utama PSG musim
ini setelah klub menebusnya dari Barcelona dengan harga mahal, 222 juta
euro. Dengan banderol selangit itu, jelas Neymar diharapkan bisa jadi
andalan baru PSG untuk meraih kesuksesan.
Sejalan dengan PSG,
Neymar pun ingin secepatnya mendapat status kebintangannya di klub itu
secara penuh. Apapun yang bisa dilakukan untuk membantu tim, Neymar akan
melakukannya meski sampai membuat pemain Brasil itu berselisih dengan
rekan setimnya.
Itulah yang terjadi pada laga kontra Lyon yang dimenangi PSG dengan skor
2-0 akhir pekan kemarin. Neymar ingin mengambil jatah penalti PSG yang
sejak musim lalu jadi milik Cavani dan keduanya pun terlibat cekcok di
lapangan.
Pada akhirnya Cavani-lah yang mengambil penalti itu
meski gagal membuahkan gol. Insiden ini lantas menimbulkan spekulasi
bahwa hubungan Neymar dan Cavani tidak akur.
Eks penggawa timnas Uruguay, Diego Forlan, mengkritik keras aksi Neymar
itu. Seharusnya sebagai pendatang baru, Neymar wajib menghormati Cavani
yang memang sudah jadi andalan PSG dalam beberapa tahun terakhir.
"Cavani wajib dihormati," ujar Forlan kepada Radio Sport 890.
"Dia sudah mencetak banyak gol dalam beberapa musim terakhir dan mengambil banyak penalti, dia harus dihormati," sambungnya.
"Neymar
tidak akan mungkin melakukan itu kepada Messi. Dia tidak ingin Cavani
mengambil penalti. Dia seperti bocah yang mengganggu Cavani," tutup
Forlan.
Sumber : https://sport.detik.com/
ADS HERE !!!