JAKARTA - Banyaknya pesepakbola asing yang ingin
menjadi Warga Negara Indonesia nampaknya menciptakan angin segar
tersendiri bagi dunia sepakbola Indonesia. Hal ini dikarenakan para
pesepakbola asing yang ingin menjadi WNI tersebut bisa dimanfaatkan
untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Bola.com
Pengalamannya
yang pernah berlaga di berbagai negara disebut sebut sudah kenyang akan
asam garam dunia sepakbola. Dilansir dari Bola.com (26/10/2017) bahwa
baru baru ini publik tengah dihebohkan dengan banyaknya pesepakbola
asing yang ingin menjadi Warga Negara Indonesia.
Sebut saja winger
Persib Bandung, Matsunaga Shohei dan bek keturunan Indonesia yang kini
berlaga di kompetisi Liga Belgia, Sandy Walsh. Kedua pemain tersebut
disebut sebut ingin menjadi Warga Negara Indonesia dan sudah melayangkan
permohonan kepada instansi terkait seperti PSSI dan Kemenkumham.
Bahkan
dua legiun asing yang juga berkompetisi di Indonesia baru saja
merampungkan proses naturalisasinya, yaitu Ilija Spasojevic yang bermain
untuk Bhayangkara FC dan Kevin Scheunemann yang juga telah resmi
menjadi Warga Negara Indonesia.
Suara.com
Dengan
memiliki banyak sekali pemain naturalisasi, sebenarnya Indonesia
diuntungkan karena memiliki banyak sekali pemain sepakbola yang sudah
matang dan memiliki potensi, para pemain naturalisasi tersebut bisa
kapan saja dipanggil oleh Timnas Indonesia apabila mereka dibutuhkan.
Namun
tentu saja dibalik dampak positif pasti ada dampak positifnya, dilansir
dari Viva.co.id (26/10/2017) bahwa dengan banyaknya pesepakbola
naturalisasi yang ada di Indonesia membuat peta persaingan untuk masuk
skuad Timnas Indonesia menjadi kian berat. Di skuad Timnas Indonesia
Senior dan U-23 sudah ada nama nama seperti Irfan Bachdim, Ezra Walian,
Stefano Lilipaly, dll.
Dengan banyaknya pemain naturalisasi
tersebut akan membuat pesepakbolalokal atau pribumi menjadi lebih sulit
untuk masuk ke dalam skuad Timnas Indonesia. Padahal jika kita melihat
pemain lokal sendiri juga memiliki kualitas yang tidak kalah bagusnya.
Lantas
bagaimana dengan pendapat sobat UC menanggapi hal tersebut, haruskan
PSSI melakukan pembatasan pada pemain naturalisasi agar kelak pemain
asli Indonesia tidak akan kesulitan dalam menembus skuad Timnas
Indonesia?
Sumber